Ingin Membuka Bisnis Material Bangunan? Simak Dulu Ini!

Anda ingin membuka bisnis material bangunan, tapi terkendala beberapa hal? Ada banyak yang harus dipersiapkan sebelum membuka toko material. Misalnya masalah pendanaan modal dan juga pemasaran.

Bisnis material bangunan memang butuh modal awal hingga puluhan bahkan ratusan juta. Karena harga semen dan kayu tidak pernah murah. Tapi ketika anda belum memiliki modal atau agunan untuk jaminan mengajukan kredit usaha ringan ke Bank, apa impian anda untuk membuka bisnis material bangunan tidak bisa terwujud?

Jangan khawatir, anda masih bisa mewujudkannya dengan cara cara ini.

  1. Menjadi Marketer Dari Bisnis Material Bangunan

Anda punya saudara atau teman yang memiliki toko bangunan? Tawaran padanya jasa marketer. Jadi anda membantu mempromosikan material yang ia jual seperti pasir, semen, bata, dan lain lain. Setelah laku, anda bisa mendapatkan komisi sesuai kesepakatan, biasanya berkisar antara 10 sampai 15%.

 

Dengan menjadi marketer,anda bisa mempelajari, bahan bangunan apa saja yang dijual di toko, material apa yang paling laku di pasaran. Dan juga karakter dari para pembeli.

 

  1. Mulai Menabung

Setelah mendapat komisi, jangan anda habiskan semuanya. Tabung sampai beberapa juta, lalu anda mulai menyetok sedikit material. Misalnya lima sak semen, dua puluh liter cat tembok, dan lain lain.

 

Tawarkan material itu pada teman teman anda, atau anda bisa berpromosi di sosial media. Beri jasa gratis ongkos kirim atau bonus desain interior rumah, sehingga bisnis material bangunan anda makin diminati pembeli.

 

  1. Membuka Toko Sendiri

Saat anda sudah memiliki modal untuk membeli lebih banyak material, anda tinggal menyewa ruko atau memanfaatkan garasi rumah anda. Bisnis material bangunan sudah resmi dibuka dengan toko baru.

 

Tapi sebelum membuka toko, minta restu pada teman anda saat anda menjadi marketernya. Ucapkan terima kasih karena telah memberi kepercayaan dan pengalaman pada anda.

 

Saat belum punya dana untuk membayar pegawai, anda bisa menjaga toko sendiri. Untuk urusan pengiriman material bisa memakai jasa kurir. Tabung terus uang anda sehingga bisa membeli mobil pengangkut pasir dan menggaji pegawai.

 

  1. Jaga Hubungan Baik

Meskipun anda bukan lagi marketer toko material orang lain, tetap jaga hubungan baik. Jangan anggap ia sebagai saingan. Malah, anda bisa membeli material dari tokonya, jika ada pembeli yang membeli bahan bangunan yang belum tersedia di toko anda.

Membuka bisnis material bangunan memang butuh keberanian tingkat tinggi dan juga strategi bisnis. Uang bukanlah modal utama. Yang penting anda sudah mempelajari seluk beluk material dan juga belajar melayani pembeli dengan baik. Anda juga bisa memperluas pasar dengan berpromosi di marketplace atau media sosial. Selamat membuka toko bangunan.