Cara Mengukur Spandek Atap Rumah Yang Pas

Spandek atap rumah adalah jenis atap bangunan yang terbuat dari bahan spandek di mana permukaannya bergelombang. Atap jenis ini terbuat dari baja dengan lapisan silikon, alumunium dan seng yang memiliki daya tahan 4 kali lebih tinggi dibandingkan dengan baja biasa. Spandek ini disebut dengan nama baja galavalum atau zincalum yang memiliki lapisan pelindung yang sangat tinggi terhadap korosi. Dan spandek atap rumah ini sangat mudah untuk dibentuk, awet dan juga kokoh karena ketiga komposisi yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, atap berbahan spandek sering digunakan untuk bangunan dan manufaktur seperti ruko, gudang, pabrik, mall, rumah dan lain sebagainya.

Terdapat bagian permukaan spandek atap rumah yang sengaja dibuat agar mudah ditempeli cat pada spandek atap rumah. Dengan begitu, proses pengecatan yang akan dilakukan nantinya dapat berjalan secara efektif dan efisien. Kemudian soal daya tahan dan kemampuan dari spandek atap ini, atap spandek seringkali diklaim sebagai salah satu material bangunan yang paling awet. Jenis spandek atap ini sanggup bertahan hingga lebih dari 20 tahun, lho. Spandek atap rumah juga memiliki daya tahan yang sangat kuat karena terbuat dari bahan yang anti pecah, anti keropos, anti karat dan anti rayap sehingga tahan lama.

Tahap-tahap Pemasangan Spandek Atap Rumah

Bagi Anda yang akan menggunakan spandek atap rumah, ada beberapa langkah cara memasangnya yang benar, di antaranya:

  1. Mengukur jarak tumpuan
  2. Desain kuda-kuda baja ringan
  3. Pemasangan kuda-kuda
  4. Pemasangan reng baja ringan
  5. Pemasangan seng atau genteng atau atap
  6. Pemasangan nok pinggir, rabung, flashing, pemasangan

Menghitung Kebutuhan Genting atau Spandek Atap Rumah

Saat Anda akan memasang spandek atap rumah juga perlu untuk menghitung ukuran, jarak dan jumlah genting yang akan digunakan. Oleh karena itu, berikut ini adalah rumus yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui berapa kebutuhan genting, misalnya yaitu:

Jumlah Kebutuhan Genteng = Luas Bidang Atap x Koefisien Genteng Terhadap Bidang 

Contohnya:

Bidang atap genteng yang akan ditutup memiliki panjang sisi miring 7 m, lebar 6 m. Maka agar menutup 2 sisi pada bidang miring atap, total panjang sisi menjadi 7 m x 2 = 14. Lalu, spandek atap rumah yang dipakai memiliki ukuran efektif 0.75m x 3m, maka koefisiennya 1/(0.75×3) = 0.444 buah/m2.

Lalu, berapa kebutuhannya?

Jumlah spandek atap rumah = (2 x (panjang sisi miring x lebar bidang)) x 0.444 lembar.

= (2 x (7 m x 6 m)) x 0.444 lmbr

= (2 x 42 m2) x 0.444 lmbr

= 84 m2 x 0.444 lmbr

= 37.26 = 38 lmbr

Bagaimana? Sudah bisa memasang spandek atap rumah yang dibuuhkannya?