Kelebihan Menggunakan Atap Bahan Spandek Untuk Bangunan

Apa yang Anda pikirkan saat melihat gedung-gedung besar yang menjulang tinggi? Apakah bahan untuk membangunnya sama dengan rumah Anda dibangun? Bahan yang digunakan itu tidak 100% persis sama. Bahkan ada banyak bahan bangunan yang cukup berbeda. Apa saja? Salah satunya yang berbeda adalah atap yang digunakan. Saat ini, hampir sebagian besar bangunan menggunakan atap bahan spandek.

Ya, meskipun jika Anda sama menggunakan atap dan kanopi berbahan spandek tetapi tetap saja bangunan yang berupa rumah masih sangat yang menggunakan bahan yang berbeda yang lebih tradisional seperti penyanggah kayu, atap genting dan lainnya.

Atap Bahan Spandek yang Cocok untuk Bangunan

Sebenarnya apa itu bahan spandek? Spandek adalah atap bangunan yang terbuat dari alumunium dan seng. Beberapa produsen juga seringkali menambahkan silikon dalam pembuatannya untuk meningkatkan kelenturannya. Adapun perbandingan dari setiap komposisi yang dipakai untuk membentuk atap berbahan spandek ini umumnya adalah silikon 2 persen, seng 43 persen dan alumunium 55 persen. Dari campuran ketiga bahan itulah tercipta atap bahan spandek. Jenis atas satu ini sangat mudah dibentuk, awet dan juga kokoh. Oleh karena itu, atap berbahan spandek sering digunakan dalam pembangunan gedung-gedung seperti ruko, gudang, pabrik, mall dan lain sebagainya.

Biasanya, atap dengan bahan spandek ini juga sudah dibekali dengan warna yang bermacam-macam yang dibuat sedemikian rupa agar mudah diberikan cat sehingga proses untuk pengecatannya dapat berlangsung secara efisien dan efektif. Pilihan warna yang biasa disediakan ini adalah meliputi warna hitam, putih, abu-abu, cokelat, biru, merah, jingga, hijau, kuning dan ungu.

Kemudian, atap bahan spandek ini memiliki ukuran dan ketebalan yang bervariasi berdasarkan dengan kisaran ukuran pasaran. Untuk ketebalannya sendiri adalah berkisar antara 0.3, 0.35, 0.4, 0.45 dan 0.5 mm. Oleh karena inilah atap berbahan spandek menjadi cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan bangunan dan manufaktur.

Daya Tahan Atap Berbahan Spandek

Berbicara soal daya tahan dari bahan spandek, bahan satu ini diklaim sebagai salah satu bahan bangunan yang paling awet. Rata-rata kekuatan dari atap berbahan spandek ini mampu bertahan hingga 20 tahun lebih. Ini disebabkan karena adanya perpaduan antara alumunium dan seng yang juga membuat atap spandek ini memiliki sifat anti karat. Itulah sebabnya mengapa atap bahan spandek bisa lebih awet dari bahan lainnya.

Meskipun atap spandek ini awet, akan tetapi atap dengan bahan spandek ini memiliki daya serap yang relating tinggi terhadap sinar matahari. Kondisi inilah yang akan membuat temperatur ruangan menjadi panas dan membuat gerah sehingga akan kurang pas untuk diaplikasikan pada bangunan hunian atau rumah tempat tinggal. Dan jika Anda tanpa sengaja menginjak atap bahan spandek ini, maka akan membuat atap rusak karena ketebalannya yang tipis. Oleh karena itu, berhati-hatilah dan sebaiknya jangan diaplikasikan untuk rumah Anda.